Program Studi Perbankan Syariah STAI Hubbulwathan Duri menghadiri International Conference di Medan

Bank Indonesia bekerjasama dengan UIN Sumatera Utara mengadakan konferensi internasional dengan judul Mainstreaming the Islamic Economy in to Civilization Destination tanggal 2 Agustus 2023 bertempat di Ball Room Bank Indonesia Medan. Program studi Perbankan Syariah Hubbulwathan Duri memenuhi undangan kegiatan tersebut dengan mengutus Ketua Prodi Bapak Mukhlis, S.HI, M.Sh sebagai tamu undangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Bapak Musa Rejakshah sebagai Leader Insight, Bapak IGP Wira Kesuma sebagai Key Note Speech, dan Rektor UIN Sumatera Utara Prof Dr. Hj. Nurhayati, MA.g. Pembicara dalam International Conference adalah Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag , Prof. Dr. Ahmed Kameel Meera, Ir. H. Adhiwarman Karim, SE, MBA

Pemaparan awal disampaikan oleh Wakil Rektor I UIN Sumatera Utara Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan yang membahas tentang perkembangan ekonomi syariah dimulai dari fatwa MUI tahun 2004 tentang Bunga Bank Haram dan penyebab ketidakpatuhan masyarakat terhadap fatwa ulama, sehingga masyarakat belum teredukasi dengan benar tentang keharaman Bunga Bank. Oleh karena itu kita perlu menyadari dampak negatif dari ekonomi kapitalis yang berkembang di tengah masyarakat dengan memberikan edukasi kepada masyarakat. Beliau menyampaikan “Perkembangan ekonomi syariah dimulai dari fatwa MUI tahun 2004 tentang Bunga Bank Haram, namun masih perlu upaya untuk menggugah masyarakat Indonesia agar beralih dari perbankan konvensional menuju perbankan dan ekonomi syariah merupak alternative bertaransaksi secara Islami

Dilanjut dengan Prof. Dr. Ahmed Kameel Meera, pakar ekonomi syariah Malaysia yang menyoroti persoalan global seperti penurunan populasi manusia di beberapa negara dan peredaran uang yang tidak seimbang dengan pertumbuhan populasi. Perekonomian berbasis syariah menjadi solusi yang diusulkan untuk mengatasi permasalahan ini. “Perekonomian berbasis syariah menjadi sebuah solusi yang paling tepat untuk mengatasi permasalahan global, seperti penurunan populasi manusia di beberapa negara dan ketidakseimbangan peredaran uang dengan pertumbuhan populasi. Salah satunya adalah mengadopsi kembali penggunaan emas sebagai alat tukar yang berkeadilan,”

Disamping itu, Pemateri Deputi Direktur BI Sumut Poltak Sitanggang juga memaparkan tentang kebijakan-kebijakan yang dirancang untuk mendorong perkembangan ekonomi syariah di Indonesia, termasuk struktur ekonomi Dewan Ekonomi Syariah dan dukungan untuk pertumbuhan UMKM dan unit usaha syariah. “Kebijakan-kebijakan yang telah dirancang oleh Bank Indonesia, terutama Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, bertujuan untuk mendorong perkembangan ekonomi syariah, seperti dengan menciptakan struktur ekonomi Dewan Ekonomi Syariah dan mendukung pertumbuhan UMKM serta unit usaha syariah”.