Prodi Perbankan Syariah Mengikuti Studi Exchange MBKM Fiqh Muamalah Kontemporer

Suatu kebanggaan bersama bagi Prodi Perbankan Syariah STAI Hubbulwathan Duri yang telah melakukan langkah awal dalam melaksanakan perkuliahan menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui program Students Exchange MBKM. Kegiatan ini akan dilaksanakan bersama Asosiasi Program Studi Keuangan dan Perbankan Syariah (APSKPS)  dengan mengambil salah satu mata kuliah Asosiasi yaitu Fiqh Muamalah Kontemporer sebanyak 16 kali pertemuan dimulai pada tanggal 3 September 2023 berakhir 10 Desember 2023. 

Sistem perkuliahan dilakukan secara daring dimana dalam kegiatan ini diikuti oleh beberapa perguruan tinggi baik PTN maupun PTS yang tergabung dalam APSKPS. Kegiatan ini juga memiliki tujuan untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah sesama mahasiswa dan dosen perbankan syariah seluruh Indonesia. Adapun perkuliahan ini diampu oleh para dosen berpengalaman dari beberapa perguruan tinggi.

Dosen yang terlibat dalam kegiatan Students Exchange ini yaitu: Dr. Hj. Nur Huda, MA dari Universitas Islam Negeri Walisongo, Dr. Amirullah, S. Ag, M. Ag dari IAIN Fathul Muluk Papua, Mukhlis, S. HI, M. Sh dari STAI Hubbulwathan Duri, Abdussalam, S.E.I, ME dari STAI Salahuddin Pasuruan, Hendra, S.E.I, MA dari STAI Syekh Haji Abdul Halim Hasan AL-Ishlaiyah Binjai, dan Prof. Dr. H. Muhammad Bahrudin, M. Ag dari Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Kegiatan ini juga di wakili sebanyak 8 orang mahasiswa setiap kampus, dimana mahasiswa STAI Hubbulwathan Duri diwakili oleh Sri Rahayu, Putri Amanda, Witri Afiati, Sindy Lestari, Wulan Kirana, Putri Al-Adawiyah, Elvina Hedyana dan Kelvin. Melalui kegiatan perkuliahan ini diharapakan kepada mahasiswa program studi Perbankan Syariah STAI Hubulwathan Duri dapat saling mengenal dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain dan menambah wawasan keilmuan terkait materi yang dipelajari.

Selain itu, kampus melalui Ketua Dr. Mohd. Rafi Riyawi, M.Pd.I memberikan apresiasi kepada para mahasiswa yang mengikuti perkuliahan gabungan dengan mahasiswa-mahasiswa dari kampus lain. Ketua menyampaikan bahwa perkuliahan model ini sudah termasuk dalam Kurikulum Merdeka dimana mahasiswa mengambil mata kuliah yang diinginkannya dari kampus lain. Lebih dari itu Ketua mengharapkan agar program studi-program studi lainnya mengikuti apa yang telah dirintis oleh Perbankan Syariah ini.