Kuliah umum dengan tema “Menjadi Mahasiswa Kreatif dan Produktif di Era Digital: Strategi untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Artikel Ilmiah dan Mengikuti Perkembangan Zaman” menghadirkan narasumber Prof. Dr. Syahriani Tambak, S.Ag., MA. Seorang akademisi dan pakar pendidikan yang telah banyak menghasilkan karya ilmiah di tingkat nasional maupun internasional. Acara ini berlangsung di Hotel Surya, Duri.
Dalam pemaparannya, Profesor Dr. Syahriani Tambak, S.Ag, MA menekankan pentingnya peran mahasiswa di era digital untuk tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga menggunakannya secara produktif dalam menghasilkan karya akademik. Beliau menyampaikan bahwa mahasiswa harus mampu menjadi pencipta, bukan hanya konsumen informasi, dengan cara menulis artikel ilmiah, melakukan penelitian, dan mempublikasikan hasil pemikiran yang bermanfaat bagi masyarakat.
Beberapa strategi yang dipaparkan untuk meningkatkan kemampuan menulis artikel ilmiah antara lain:
- Membiasakan membaca literatur ilmiah secara berkelanjutan agar memperkaya wawasan.
- Menguasai teknik penulisan akademik sesuai kaidah ilmiah dan etika publikasi.
- Mengoptimalkan teknologi digital, seperti aplikasi pengelola referensi, jurnal online, serta platform publikasi ilmiah.
- Melatih kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sehingga tulisan tidak hanya deskriptif, tetapi juga analitis dan solutif.
- Membangun jejaring akademik dengan dosen, peneliti, maupun komunitas ilmiah, guna memperkuat kolaborasi dan peluang publikasi.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa mahasiswa kreatif di era digital adalah mereka yang mampu menyeimbangkan antara penguasaan teknologi dengan integritas akademik. Dengan demikian, kemampuan menulis artikel ilmiah bukan hanya sekadar keterampilan, melainkan juga bekal menghadapi persaingan global dan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Acara kuliah umum ini berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang menggugah semangat mahasiswa. Banyak peserta yang menanyakan tips praktis dalam menghadapi kendala penulisan, seperti kesulitan menemukan ide penelitian dan keterbatasan referensi. Profesor Dr. Syahriani Tambak, S.Ag, MA memberikan motivasi agar mahasiswa tidak mudah menyerah, melainkan terus berlatih dan memanfaatkan sumber daya digital yang tersedia.
Pada akhir kegiatan, beliau berpesan bahwa mahasiswa hendaknya selalu adaptif terhadap perkembangan zaman, menjadikan era digital sebagai peluang untuk berkarya, serta menjadikan aktivitas menulis ilmiah sebagai budaya akademik.
Kuliah umum ini memberikan inspirasi dan motivasi besar bagi mahasiswa untuk lebih giat berkarya, kreatif, dan produktif dalam menulis serta berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.
