SEKILAS INFORMASI
: - Minggu, 19-05-2024
  • 4 bulan yang lalu / Assalamu’alaikum wr.wb. Telah dibuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) T.A 2024/2025.
logo kampus baruuu

Sejarah Berdirinya STAI Hubbulwathan Duri

Yayasan Pondok Pesantren Hubbulwathan Duri didirikan oleh Tuan Syekh  Faqih Abdurrahman Rafie pada tanggal 5 Mei 1937 bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1356 H. Yayasan ini telah berhasil mendirikan Lembaga Pendidikan mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) sampai pada Tingkat Perguruan Tinggi.

Pada Tahun 1987 Pondok Pesantren Hubbulwathan Duri mendirikan sebuah lembaga pendidikan tinggi yang di prakarsai oleh H. Johan Syarifuddin, SH, Tuan Syekh Faqih Abdurrahman, Mohd. Zein. HR, Mohd. Khotbah Arraffie dan Drs. Sudirman, MJ. 

Adapun tujuan didirikannya Sekolah Tinggi ini adalah untuk menampung para lulusan SMA se-derajat dikota Duri khususnya dan Kabupaten  Bengkalis pada umumnya. Dengan adanya Surat Keputusan tertanggal 25 Juli 1987 Nomor 05/b/Sek/YPPHW/1987, resmilah berdiri Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hubbulwathan Duri yang pada waktu itu bernaung dalam Kopertais Wilayah VI Sumatra Barat, Riau dan Kerinci yang berkedudukan di Padang.

Selanjutnya pada tanggal 17 Januari 1990 diterbitkanlah Surat Izin Operasional STIT Hubbulwathan Duri dengan Nomor 5/E/1990 yang dilanjutkan dengan dikeluarkannya Status Terdaftar dengan SK Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 122 Tahun 1991 tertanggal 2 Juli 1991. Dengan keluarnya SK Status Terdaftar tersebut STIT Hubbulwathan Duri mempunyai Hak dan Kewajiban yang sama dengan PTAIS lainnya yang juga berstatus terdaftar.

Semenjak SK Status Terdaftar itu diterima STIT Hubbulwathan Duri telah mengikuti Ujian Negara Cicilan (UNC) selama 18 Periode, dan telah mengeluarkan alumni sebanyak 65 orang. 

Pada Bulan Oktober 1997 Departemen Agama mengadakan pemekaran  Kopertais Wilayah VI menjadi dua wilayah Kopertais yaitu Kopertais Wilayah VI yang berkedudukan di Padang dan Kopertais wilayah XII yang berkedudukan di Pekanbaru. Sejak itulah STIT Hubbulwathan Duri pindah ke Kopertais Wilayah XII Pekanbaru.

Tahun 1996 pada saat STIT Hubbulwathan Duri menambah program studi Tadris Bahasa Inggris, maka nama STIT diubah menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) dan nama tersebut tetap dipakai sampai sekarang.